Ungkap Kasus Pembunuhan Polisi Bongkar Kuburan Nasire

/ Sabtu, 22 September 2018 / September 22, 2018
Bagikan:


Jurnalsatu.id, Bone - Meninggalnya, Nasire Bin Panne (40) warga Dusun Lerang 2, Desa Abbumpungeng, Kecamatan Cina, korban ditemukan meninggal di kebunnya di Dusun Lappa Lampoko, Desa Mattirowalie, Kecamatan Mare, Kabupaten Bone, Sulsel.

Sebelumnya pada malam kamis (12/9/18) lalu istri (Rahmatang) sempat menelpon sang suami Pukul 20.00 Wita, istri sempat mendengar suara anjing yang menggonggong yang terdengar disuara telponnya.

"Sempat ji natelpon suaminya, dan juga istri sempat mendengar suara anjing yang mengongong di suara telpon selulernya," ungkap tetanga korban Hj. Jume.

Karena sang istri khawatir, lantaran dihubungi beberapa kali melalui telpon tidak menjawab, akhirnya anak (ratna) dan (paino) menantu korban menyusul korbon ke kebunnya.

Korban ditemukan meningal pada  malam jumat, (13/9/2018) pukul 22.00 wita. Dengan kondisi Wajah hancur, luka robek di ketiak, lidah terputus dan tenggorokan terputus.

"Perjalanan ke kebun korban dengan menempuh 7 kilo perjalanan melintasi tiga sungai dengan dua jam perjalanan," terangnya

Lanjut hj.Jume, selama ini korban tidak ada dendam atau cekcok dengan warga, Dan Korbannasi dikenal orangnya baik dan pendiam.

Setelah beberapa hari kematian korban, pihak kepolisian polres bone,  mengusut kasus tersebut melalui permintaan pihak keluarga korban.

Pada hari Sabtu (22/9/18) pihak kepolisian melakukan otopsi dan menggali kuburan korban yang sudan menjelang  9 hari sejak ditemukanya korban dalam keadaan meninggal.

berdasarkan pantauan, suasana pelaksanaan otopsi oleh tim Biddokkes Polda Sulsel berlangsung tertutup, dimana disekitaran makam almarhum dipasangi garis polisi.

Waka polres Bone Kompol Muari SIK menjekaskan,  pihak keluaga mencurigai ada hal yang ganjil dalam kematian korban sehingga meminta untuk otopsi dari pihak kepolisian.

"Kami melakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban," ungkapnya

Korban ditemukan tak jau dari gubuk yang ditempatinya "jarak 8 meter dari  gubuk yang di tempatinya" jelasnya.

"Hasil Otopsi akan keluar minimal 14 hari dan sudah ada tiga orang saksi untuk dimintai keterangan," Terangnya.

Penulis : Irwan
Komentar Anda

Terkini: