Langkanya Gas Elpiji di Sinjai, Taiyeb Menilai Ada Permainan
Jurnalsatu.id, Sinjai - Tabung Gas Elpiji 3 Kg yang saat ini menjadi bahan perbincangan masyarakat dikarenakan langka dengan harga yang tinggi menarik perhatian Mantab Sekda Kabupaten Sinjai, Taiyeb A Mappasere. Menurutnya, tabung gas bersubsidi itu adalah barang yang dibayar oleh negara, tetapi harganya kian melambung tinggi membuat masyarakat dibawah mengeluh dan susah mendapatkannya.
"Ini barang di bayar oleh negara. Tapi kok harganya sampai begitu. Jangan sampai ada oknum yang main dibawah," kata Taiyyeb, Minggu (5/8/2018).
Bahkan dalih pihak pemerintah dan pangkalaan saat adanya sidak belum lama ini, lagi-lagi membuat Taiyeb bahwa hal itu tidak masuk akal. Apa lagi, jatah untuk Kabupaten Sinjai dari pertamina itu sendiri tidak pernah habis.
"Pangkalan yang beli di pangkalan lain, itu tidak masuk akal. Perlu kita diketahui (Sinjai-Read) punya jatah dari Pertamina itu tidak pernah habis. Lebih kita punya. Ini baru pertengahan tahun masa habis," ujarnya.
Oleh karena itu, ia menyarankan agar pihak Pemerintah benar-benar melakukan pengawasan dibawah, karena ini permasalahan yang harus ada solusinya. Sementara mengenai pihak DPRD Sinjai yang akan berkordinasi ke Makassar dan Pusat kata Taiyyeb, kalau hal itu tidak mesti sampai kesana, karena permasalahannya ada di Sinjai.
Langka itu bisa selesai masalahnya tanpa harus ke Jakarta bahkan ke Makassar.
Diakuia bahwa dirinya pernah menjabat Sekda Sinjai, permasalahan tersebut dapat diselesaikan tanpa harus kelur daerah.
Hanya saja butuh keberanian, dan ini menurutnya tidak dimiliki sekarang pihak berwenang seperti pihak Disperindag.
"Dulu saya mengatasi persoalan tingginya harga elpiji dan langkanya di Sinjai itu saya selesaikan dengan waktu singkat," ketusnya.
Lebih lanjut dikatakan bahwa, ini ada permainan, asal mau mengawasi pasti kata Taiyeb mereka akan tertib.
"DPRD ada yang mau ke Makassar untuk koordinasi ke Pertamina saya pikir itu tidak perlu, tidak selesai disana karena disini masalahnya. Tidak ada kaitannya disana justru disini permasalahannya," lanjutnya
"Jadi pihak Pemerintah dan DPRD ini harus mengambil langkah, coba panggil mereka semua, perhadapkan semua (pangkalan dan agen), kita dengar apa alasannya. Pasti ditahu masalahnya kalau di kasi berhadapanki. Nha ini yang tidak dilakukan sekarang," Taiyyeb menambahkan.
Penulis : Irsan
